Artikel

Mengapa Saya Depresi?

Jawaban atas pertanyaan Anda akan berbeda-beda, tergantung kepada siapa Anda bertanya. Seorang teman mungkin akan mengatakan satu hal, seorang dokter akan mengatakan hal yang lain, dan seorang terapis akan mengatakan hal yang sama sekali berbeda.

Akan tetapi, sudahkah Anda mencoba bertanya pada jiwa Anda sendiri?

Baca Selengkapnya

Mengapa Saya Depresi?

"Mengapa saya depresi?"

Jawaban atas pertanyaan Anda akan berbeda-beda, tergantung kepada siapa Anda bertanya. Seorang teman mungkin akan mengatakan satu hal, seorang dokter akan mengatakan hal yang lain, dan seorang terapis akan mengatakan hal yang sama sekali berbeda.

Akan tetapi, sudahkah Anda mencoba bertanya pada jiwa Anda sendiri?

Baca Selengkapnya

Kebenaran tentang Kesehatan Mental Anda

Menurut National Institute of Mental Health, sekitar 1 dari 5 orang dewasa saat ini mengalami penyakit mental - masalah rumit yang melibatkan komponen mental, fisik, kimiawi, emosional, dan spiritual. Dapat dipastikan bahwa ada orang-orang di keluarga Anda, di tempat kerja Anda, dan di gereja Anda yang saat ini sedang bergumul dengan kesehatan mental. Sayangnya, banyak stigma yang ada seputar kesehatan mental di gereja dan di dunia.

Baca Selengkapnya

Delapan Cara Luar Biasa untuk Mendukung Seseorang yang Sedang Berjuang Melawan Kecemasan

1. Izinkan Iman Anda Menumbuhkan Pemahaman

Artikel ini berfokus pada bantuan praktis dan spiritual bagi mereka yang bergumul dengan kecemasan. Ini mencakup dukungan saleh dari keluarga dan teman-teman, seperti mendengarkan dengan saksama, berdoa, membaca Alkitab bersama, dan mendorong perubahan gaya hidup jika diperlukan. Sebagai tubuh Kristus, kita dipanggil untuk saling memikul beban. Terkadang, ini juga mencakup bantuan dari konselor dan pendeta Kristen.

Baca Selengkapnya

Katakan Tidak pada Injil Mengampuni Diri Sendiri

Ia duduk di kantor saya, air mata mengalir di wajahnya. Dua tahun yang lalu, ibunya meninggal di rumah sakit ketika ia sedang tidur di rumah. Ia mencoba untuk mendapatkan istirahat malam yang cukup setelah berhari-hari berada di sisi ibunya. "Saya tidak bisa memaafkan diri saya sendiri. Saya membiarkannya meninggal sendirian. Saya tahu, seharusnya saya ada di sana, tetapi saya egois. Saya tidak akan pernah bisa memaafkan diri saya sendiri untuk itu."

Gambar: bersyukur

Baca Selengkapnya