Kepentingan dari pernikahan dan keluarga selalu ditekankan berulang- ulang dalam Akitab. Dalam Perjanjian Lama dan Baru, kita dapat temukan banyak petunjuk untuk kehidupan keluarga. Alkitab mengungkapkan dengan jujur tentang kehidupan keluarga pemimpin- pemimpin yang terkemuka seperti Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf, Musa, Samuel, Daud, Yohanes Pembaptis, dan juga Tuhan Yesus. Walaupun Tuhan Yesus tidak berkeluarga dan tidak menikah tetapi ia dengan jelas menyetujui lembaga pernikahan dan keluarga. Ia melakukan mujizat-Nya yang pertama kali justru dalam perjamuan kawin, dan ia juga mengajarkan, bahwa pernikahan adalah persatuan yang abadi, karena yang mempersatukan suami-istri adalah Allah sendiri (Markus 10:5-9).